Tak Ada Palang Pintu, Dua Siswi Kritis Ditabrak Ular Besi

/

/ Jumat, 30 November 2018 / 19.58 WIB
dailysatu.com - Dua pelajar SMK Negeri 1 Kisaran, Aulia Syahputri Lubis (16) warga Gambir Baru dan Dina Agustina Pasaribu warga Desa Punggulan Pasar XI Air Joman, kritis ditabrak  Ular Besi (kereta api) penumpang No Lock 2018344 dari Tanjungbalai tujuan Medan saat melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Elang Kelurahan Lestari Kecamatan Kistim Kabupaten Asahan, Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 12:45 WIB.

Saat ini kedua siswi tersebut, masih mendapat perawatan yang serius di Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (RSU HAMS) Kisaran.

Informasi yang dihimpun dailysatu.com dilapangan menyebutkan, awalnya Aulia dan Dina sedang mengendarai sepeda motor masing-masing melewati perlintasan kereta api tanpa ada palang pintu dan rambu - rambu lintas.

Naas,kereta api penumpang yang datang dari Tanjungbalai tujuan Medan langsung menyambar keduanya, hingga keduanya terseret sepanjang 10 meter.

"Kedua siswi itu mengendarai sepeda motornya masing-masing melewati perlintasan kereta api tanpa plang itu, tetapi kereta api penumpang yang datang dari Tanjungbalai tidak membunyikan suara klacksonnya, sehingga kedua siswi tersebut tidak tahu kalau kereta api datang, akhirnya pun ditabrak, "ucap Kojek (23) salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

Lebih lanjut Kojek  mengatakan, bahwa waktu kejadian itu dianya juga melewati perlintasan kereta api tanpa plang itu bersamaan dengan kedua sisiwi tersebut.

"Kutancap gas bang becakku, kalau tidak aku pun pasti ditabrak juga. Karena kedua siswi tersebut dibelakang saya, akhirnya mereka yang ditabrak, "katanya.

Terpisah, Kepala stasiun Kereta Api Kisaran Arminizar ketika dikonfirmasi wartawan dikantonya mengatakan, memang benar kejadian tersebut dan masinis kereta api juga sempat memberhentikan kereta api.

"Masinis kereta api tersebut juga kena pukul dengan warga dan sudah kita laporkan ke pihak kepolisian. Kalau mau bertanya banyak tanya saja dengan pak Humas yang ada di Medan,"ungkap Arminizar dengan nada sedikit kasar pada wartawan. (ds/Hendri)
Komentar Anda

Berita Terkini