LSM BARA API sebut ada dugaan pungli di SMA Negeri 1 Padang Bolak

/

/ Kamis, 29 November 2018 / 08.47 WIB

dailysatu.com-Lembaga Swadaya Masyarakat  Barisan Rakyat Anti Korupsi (DPC LSM BARA API) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berharap kepada Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Kajaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara untuk memanggil dan memeriksa Kepala Sekolah SMA N 1 Padang Bolak beserta Ketua Komite Sekolah serta Bendahara karena diduga telah melakukan  Pungutan Liar (Pungli) terhadap orang tua murid dengan dalih iang sumbangan.


"Diminta kepada Pak Kapolda Sumut,  Pak Kejati Sumut dan Dinas Pendidikan Sumut untuk memanggil dan memeriksa Kasek beserta Ketua Komite Sekolah  dan Bendahara SMAN 1 Padang Bolak karena dengan sengaja melakukan pungli kepada orangtua murid"  yjar Kabid Humas DPP Bara Api Pusat Azhari Arbain didampingi Ketua Dpc Bara Api Paluta Mara Bangun Simbolon di Kantornya kepada media ini, Rabu (28/11/2018).

Dikatakannya hal itu sudah bertentangan dengan Peraturan Menteri , Sebab berdasarkan Permendikbud 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah dijelaskannya bahwa tidak boleh setiap orang tua murid di kutip uang dengan dalih apapun.

"Ini kenapa lagi orang tua murid masih dikutip uang setiap bulan dengan jumlah bervariatif " sebutnya.

 
Bara Api mangutarakan Pengutipan yang dilakukan oleh pihak sekolah SMAN 1 Padang Bolak sudah berlangsung lama terjadi dan pengutipan ini sangat merugikan serta memberatkan pihak orang tua murid.

"Atas nama Bara Api Paluta sangat berharap untuk Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut sampai tuntas Pengutipan ini, dan bila terbukti segera bawah ke ranah hukum untuk diproses lebih lanjut karena sudah merugikan pihak orang tua murid.

Hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi Kepala Sekolah, Ketua Komite dan Bendahara  SMAN 1 Padang Bolak belum dapat dimintai keterangan. (ds/simbolon)



Komentar Anda

Berita Terkini