Landen : Sewaktu saya anggota DPRD Medan sudah ragukan kualitas Jembatan Titi II Sicanang

/

/ Rabu, 07 November 2018 / 09.24 WIB

dailysatu.com-Tokoh masyarakat Medan Utara, Landen Marbun menegaskan dari awal sudah meragukan kualitas proyek pembangunan Jembatan Titi II Sicanang. Sebab, mulai pengerjaan proyek pada tahun 2017 lalu, sudah terjadi amblas.


"Sejak awal, kita sudah meragukan kualitas pembangunan jembatan tersebut. Baru dibangun, lalu pada November 2017 sudah amblas," ungkap mantan anggota DPRD Medan itu saat diminta tanggapannya terkait pengerjaan jembatan tersebut, Selasa (6/11) kemarin.

Dia juga mengaku, pengerjaan proyek tersebut pada tahun lalu terlalu dipaksakan. Mengingat, waktu pengerjaannya sangat terbatas. "Karena keterbatasan waktu, proyek itu ditunda," jelas politisi Partai Nasdem Kota Medan itu.


Saat masih menjabat anggota DPRD Medan, Landen mengaku sudah meminta agar pengerjaan proyek tersebut dikerjakan sejak awal tahun anggaran 2018. Sebab, tahapan tender proyek sudah terpenuhi. "Faktanya, proyek itu dikerjakan Agustus 2018. Kita sangat ragukan kualitasnya. Sehingga terbukti, amblas lagi kan," tegasnya.


Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan sudah diingatkan untuk menjaga kualitas jembatan tersebut karena arus air di sungai itu sangat deras. Termasuk menempatkan rekanan yang profesional untuk mengerjakan proyek itu. "Jembatan Suramadu yang dibangun diatas laut saja bisa dilakukan. Padahal sudah menembus laut dan tidak diketahui kedalamannya. Masa jembatan kecil gini tidak bisa. Kita sudah ingatkan untuk memperhatikan kualitasnya, karena menyangkut jiwa dan keselamatan khalayak orang banyak," imbuhnya.


Landen meyakini, penyebab amblasnya jembatan tersebut karena ketidakprofesionalan pemborong jembatan. Terbukti, jembatan tersebut sudah berulang kali amblas. "Tahun 2017 sudah amblas, masa ini amblas lagi. Seharusnya, peristiwa ini tidak terjadi. Hanya keledai-lah yang jatuh ke lubang yang sama," sindirnya.


JEMBATAN SEMENTARA

Walikota Medan, Dzulmi Eldin menerangkan, pihaknya telah selesai membangun jembatan sementara agar dapat dilalui kendaraan roda empat di Sicanang. Namun dia tidak bisa memastikan jembatan darurat tersebut sampai kapan digunakan masyarakat setempat. "Jembatan sementara sudah dapat dilalui mobil. Sampai selesai dibangunlah digunakan," terang Eldin saat ditemui usai paripurna Nota Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Medan terhadap R-APBD Kota Medan TA 2019 di DPRD Medan.

Menurut Eldin, amblasnya jembatan tersebut dikarenakan cuaca dan resiko faktor air yang tidak bisa ditebak. "(Jembatan amblas) terkendala karena cuaca. Resiko faktor air tidak bisa ditebak," bilang Eldin.


Dia menyebutkan, pengerjaan proyek tersebut tetap dilakukan pemborong yang lama dengan perusahaan yang sama.

 "Tidak mungkin ada yang baru. Tetap orangnya itu yang mengerjakan," ucap Eldin seraya menjelaskan untuk teknis proyek tersebut berada di Dinas PU Kota Medan. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini