Kejari Belawan Ikut Awasi Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang

/

/ Jumat, 02 November 2018 / 18.21 WIB

dailysatu.com-Tidak jauh berbeda dengan Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan, Yusnani juga merasa kebingungan dengan sikap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Khairul Syahnan yang masih ‘mempertahankan’ Roro Susilawati untuk tetap mengerjakan proyek pembangunan jembatan Titi II Sicanang.

Padahal, Roro sendiri telah berulang kali gagal membangun jembatan yang sehari-hari digunakan masyarakat Sicanang sebagai akses keluar masuk ke Kota Medan.

“Kita sangat menyayangkan, kenapa sudah amblas pertama, kontraknya masih diperpanjang. Kok oknum itu juga yang dipercaya mengerjakannya,” heran Yusnani saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp-nya, Jumat (2/11) pagi.

Diakuinya, sedari awal Kejari Belawan, selaku Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tidak dilibatkan dalam proses perencanaan dan tender proyek tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan. Karena jembatan cadangan ambruk pertama kali, pihaknya meminta untuk dilibatkan dalam proses pengawasan terhadap pengerjaannya.

“Ya awalnya kita tidak dilibatkan. Setelah amblas, kita sendiri sebagai tim TP4D yang minta dengan maksud agar pelaksanaan pekerjaan itu berjalan baik. Karena itu jembatan urgen bagi masyarakat disana,” harapnya.

Kejari Belawan, sambung Yusnani, telah berkoordinasi dengan tim ahli fisik, bagian perencanaan dan pengawasannya. Pihaknya akan fokus agar pekerjaan tersebut dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

“Kita berharap, jangan sampai gagal lagi. Kasian masyarakat pengguna jembatan itu. Mudah-mudahan kedepan berjalan lebih baik,” imbuhnya seraya menegaskan dirinya yang memutuskan untuk dilakukan pendampingan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Disinggung mengenai hasil evaluasi dan keputusan terkait penunjukan Roro Susilawati untuk tetap mengerjakan proyek tersebut, Yusnani mengaku tidak mengetahuinya. Dia juga memastikan tidak pernah memberikan rekomendasi terhadap Roro Susilawati.

“Kita tidak pernah rekomendasikan rekanan manapun. Kenal juga, enggak kita. Kita tunggu aja hasilnya, karena masih dalam tahap pengerjaan. Kita tetap fokus untuk mengawal agar pekerjaan ini berjalan sesuai. Kalau untuk perencanaan dan segala sesuatunya, itu ada ahlinya,” imbuhnya sembari mengajak untuk sama-sama mengawal proyek tersebut.

Sebelumnya, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman merasa kebingungan melihat tingkah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Medan, Khairul Syahnan yang tetap ngotot mempertahankan Roro Susilawati untuk mengerjakan proyek pembangunan Jembatan Titi II Sicanang. Padahal, Roro Susilawati telah beberapa kali 'gagal' membangun jembatan yang menjadi satu-satunya akses warga Sicanang menuju Medan.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan harusnya mem-black list perusahaan tersebut dan orang yang mengerjakannya. Karena telah gagal membangun jembatan itu.

Pria yang juga masih menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan itu menyindir Kadis PU Kota Medan, Khairul Syahnan, bila manusia normal sekalipun masih bisa berpikir untuk mempertahankan orang yang telah gagal. "Nah  ini kok masih dipakai juga?," herannya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Khairul Syahnan buang badan saat disinggung mengenai masih dipakainya Roro Susilawati untuk mengerjakan pembangunan proyek Jembatan Titi II Sicanang. Khairul menyebutkan bahwa untuk mengganti Roro dalam pengerjaan proyek tersebut harus ada keputusan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).(ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini