GPK-RI Minta Kejari Tanjungbalai Tahan Dua Oknum SMKN 6 yang di OTT

/

/ Jumat, 02 November 2018 / 09.18 WIB

dailysatu.com- Gerakan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (GPK-RI)
meminta Kejaksaan Negri Tanjung Balai segera menahan dua oknum guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri  6 Tanjung Balai yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT)  Polres Tanjung Balai pada 11 juli 2018.

Ketua GPK R-I Ahmad Dhairobby mengatakan bahwa kedua tersangka itu bebas berkeliaran dikawasan kota Tanjung Balai bahkanpun ia juga melakukan aktivitasnya sehari hari.

"Kami desak Kajari Tanjungbalai harus serius menyikapi kasus tersebut, saya masih heran mengapa kedua tersangka masih saja berkeliaran"kata Ahmad Dhairobby kepada dailysatu.com, Jumat 2 November 2018.

Sebab, tegasnya, sekarang kasus tersebut sudah di Kejari Tanjungbalai sejak tanggal pelimpahan yakni pada  8 Oktober 2018

Dia juga meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjung Balai Tetty agar segera melakukan pencopotan kepada kepala sekolah SMK Negeri 6 Tanjungbalai.

"Kadis pendidikan kota Tanjungbalai diminta  melakukan pencopotan terhadap kepala sekolah SMK N 6 selaku penanggungjawab dan di duga terlibat dalam permasalahan ini karena lokasi OTT tersebut berlokasi di bawah kekuasaan kepala sekolah, " tegasnya.

Ahmad Dhairobby juga mengatakan bahwa akan melakukan aksi turun kejalan menyampaikan aspirasi mendesak Kajari Tanjungbalai segera menindaklanjuti kasus OTT tersebut.

"Kami siap turun ke jalan dengan membawa masa yang banyak, apabila kasus ini tidak dilanjut"akhirnya. (ds/dickysaragi)
Komentar Anda

Berita Terkini