Datangi DPRD Medan, Guru Honorer bilang gajinya tak sesuai UMK

/

/ Senin, 26 November 2018 / 13.15 WIB

dailysatu.com- Puluhan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kota Medan yang terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan kota Medan datangi gedung DPRD Medan,Senin 26 November 2018.

Kedatangan mereka juga dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Dalam kesempatan itu, para  tenaga pendidik dan kependidikan kota Medan tersebut diterima Ketua Komisi B, HT Bahrumsyah serta Sekretaris Komisi B,Anton Panggabean serta Wakil Ketua DPRD Medan.

Kepada DPRD, mereka menyebutkan ucapan terimakasih kepada DPRD atas alokasi anggaran pada APBD Medan untuk peningkatan kesejahteraan Guru Honorer sebesar Rp 15 Miliar dan tetap berharap agar terus ditambah anggarannya pada tahun yang akan datang .

"Sampai seorang guru honorer dapat tunjangan sesuai dengan UMK Kota Medan demi peningkatan kesejahteraan guru dan peningkatan Mutu pendidikan kota Medan, " kata salah seorang guru honorer Fahrul Lubis.

Lanjutnya, meminta agar proses pendataan dan pembagian tunjangan sesuai pada PP Nomor 19 tahun 2017 tentang guru pasal 23 dan meminta agar DPRD Medan melakukan pengawasan baik dalam pendataan maupun pembagiannya.

Selain itu, mereka mengusulkan agar tenaga kependidikan seperti tenaga tata usaha penjaga sekolah juga mendapatkan tunjangan yang dimaksud karena merupakan bahagian yang tak terpisahkan dalam keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan.

"Kita juga berharap kepada DPRD Medan agar mendesak Disdik memproses semua guru honorer dan tenaga kependidikan mendapat SK Walikota Medan," katanya.

Sementara Juanda dalam kesempatan itu menuturkan bahwa banyak diantara mereka (guru honorer) yang terintimidasi oleh Disdik Medan.

Dia mengaku bahwa mereka didesak untuk menandatangani fakta integritas yang intinya para guru honorer untuk tidak meminta gaji sesuai UMK.

Menyikapi itu Ketua Komisi B Bahrumsyah menyebutkan bahwa akan terus mengawasi penggunaan anggaran tersebut.

Terkait, UMK katanya pihaknya akan terus memperhatikan dan memperjuangan alokasi anggaran untuk guru honorer serta tenaga pendidikan dan kependidikan di Medan.

"Kita akan berjuang untuk terus menambah alokasi anggaran itu ke Pemko Medan, " tandasnya yang diamini Anton Panggabean.(ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini