Dalam Sepekan, Tim Pegasus Polsek Percut Sei Tuan Sikat 5 Pelaku Kejahatan

/

/ Kamis, 01 November 2018 / 10.26 WIB

dailysatu.com-Sedikitnya 5 orang pelaku tindak pidana dari berbagai kasus kejahatan berhasil disikat Tim Pegasus Polsek Percut Sei Tuan dari lokasi berbeda.

Kelima tersangka yang ditangkap dalam kurun sepekan ini yakni Jaka Sederhana,18, warga Dusun 5, Desa Pematang Johar, Anwar Tanjung,20, warga Desa Pematang Lalang
dan Jeprisden,36 warga Jalan Bersama, Gang Sepakat, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sementara 2 pelaku lainnya adalah, Muhammad Iskandar Lubis alias Iis,25, warga Jalan Garuda, Gang Siriaon, Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, dan Noval Zam Zami,19, warga Jalan Perhubungan, Lahan Garapan, Gang Abadi, Laut Dendang.

" Dua orang terlibat dalam kasus Curanmor yakni Jaka dan Anwar, 1 orang pencurian dengan cara bobol rumah dengan tersangka Jeprisden, 1 orang kasus penggelapan sepeda motor temannya sendiri dengan tersangka Noval dan yang terakhir pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) yang dilakukan M Iskandar alias Iis," ungkap Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri saat memaparkan kelima tersangka beserta barang bukti kejahatannya di halaman Mapolsek Percut Sei Tuan, Rabu (31/10/2018).

Menurutnya, aksi yang dilakoni para tersangka merupakan kasus menonjol yang harus diberantas. Bahkan salah seorang pelakunya merupakan  residivis yang pernah dipenjara dengan kasus serupa.

Dimana tersangka M Iskandar Lubis ditangkap karena mencuri sepeda motor milik Anron Ujung Siagian,39, dari parkiran rumah korban di Jalan Nuri 6, Perumnas Mandala.

"Tersangka dulu juga pernah tertangkap mencuri sepedamotor di kawasan Jalan Madong Lubis Medan dan dipenjara. Kali ini dia lakukan lagi dan mencuri sepeda motor lagi di Jalan Nuri 6, namun aksinya terekam CCTV," terang Kompol Faidil.

Yang tak kalah nakalnya adalah tersangka Jeprisden. Kuli bangunan ini bahkan nyaris untung puluhan juta rupiah usai berhasil membobol rumah, Amei,23,yang berada  di Jalan Mandala By Pass, Gang Orba Medan.

Dari rumah korban, pelaku saat itu sempat menggondol uang tunai Rp 300 ribu, 3 buah jam tangan, beberapa lembar mata uang pecahan Ringgit Malaysia, beberapa lembar pecahan mata uang Korea, 4 buah buku tabungan serta 1 buah dompet.

"Pelaku kita ringkus beberapa jam setelah kejadian dari hasil penyelidikan dan kita amankan 1 buah linggis yang digunakan pelaku untuk mencongkel rumah korban," sebut Faidil.

Sementara untuk tersangka, Jaka dan Anwar adalah komplotan pencuri sepedamotor. Dimana mereka terekam CCTV usai mencuri sepedamotor Yamaha Vixion warna Hitam BK 6965 ACI milik Dedi Yuswana,31, dari tempat kerja korban di Jalan Pasar 1, Komplek CML, Desa Tanjung Selamat, Percut Sei Tuan.

"Dari rekaman CCTV parkiran PT CML tempat korban bekerja, dua tersangka ini kita ringkus. Dalam aksinya, mereka berjumlah 3 orang, namun salah seorang pelakunya masih dalam pengejaran," jelas Kapolsek.

Pelaku lainnya yang berhasil dilibas dalam menjalankan aksinya adalah, Noval. Remaja yang pernah jadi kuli bangunan ini ditangkap karena nekat menggelapkan sepedamotor  temannya sendiri, Muhammad Amrusyah,17, warga Dusun Kamboja, Desa Laut Dendang.

Modus tersangka ini adalah meminjam sepeda motor Suzuki Satri FU BK 2814 ADO milik korbannya ketika berada di warnet Ira Netep di Jalan Meteorologi Medan, Senin (22/10/2018) kemarin.

Namun sejak dipinjam, pelaku tak kelihatan hingga tak lagi nongol beberapa hari bersama kendaraan korbannya.

"4 hari kemudian, tim Pegasus Polsek Percut meringkusnya di kawasan TKP Warnet Ira Net. Kereta korban sudah dijualnya dan sedang kita kembangkan. Uang hasil penjualannya digunakan pelaku buat hura-hura dan bayar utang," ungkap, Kapolsek.

Saat ini, kelima tersangka dikurung bersama di Polsek Percut Sei Tuan, menunggu kepastian tuntutan hukum yang akan diperolehnya. "Mereka dikenakan pasal yang berbeda-beda sesuai dengan kejahatannya. Namun maksimal ancaman hukuman sekira 7 tahun penjara," pungkasnya.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini