Tips untuk Cegah Perut Kembung

/

/ Senin, 01 Oktober 2018 / 10.36 WIB

dailysatu.com-Perut kembung tentunya dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Kerap disebut meteorismus. Kondisi ini merupakan terperangkapnya udara (gas) dalam rongga abdomen atau usus. Perut kembung dapat dialami segala usia, mulai dari bayi hingga orang tua.

Selain dapat muncul sebagai keluhan tunggal, perut kembung juga bisa disertai gangguan lain seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, rasa tidak nyaman di perut dan lain-lain. Hal ini dijelaskan oleh dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

“Kondisi keluhan perut kembung tergolong sulit ditentukan penyebabnya. Beberapa bukti menyebutkan bahwa perut kembung berhubungan dengan hipersensitivitas pada usus, penumpukan gas, aktivitas bakteri di usus, dan penyebab lainnya,” ujar dr. There.

Sulit menghindari perut kembung meski sudah melakukan banyak cara? Cegah kondisi perut kembung tersebut dengan upaya berikut ini:

1. Kurangi konsumsi alkohol

Pada dasarnya, alkohol menghapus bakteri menguntungkan dalam sistem pencernaan Anda, sehingga menyebabkan perut kembung yang berlanjut pada gastritis hingga kerusakan hati. Cobalah mengonsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari, namun akan lebih bagus jika Anda menghentikannya secara total.

2. Memangkas asupan kafein

Mengingat kafein adalah diuretik yang ampuh, ia dapat memindahkan air dan garam keluar dari tubuh Anda, sehingga mengurangi rasa kembung. Namun di balik itu, konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi yang membuat sistem pencernaan Anda melambat dan tersumbat.

Asupan kafein yang tepat memang bisa memberikan manfaat untuk tubuh. Namun jika berlebihan, justru dapat membuat perut Anda kembung.

3. Minimalkan asupan minuman energi

Minuman energi kenyataannya tak terlalu baik untuk kesehatan karena dipenuhi pemanis buatan, sodium ekstra, dan garam lainnya yang jika dikombinasikan dapat menyebabkan kembung. Ada baiknya Anda mengisi ulang cairan tubuh dengan air putih atau air kelapa yang lebih menyehatkan.

4. Mewaspadai sayuran-sayuran tertentu

Konsumsi buncis ternyata dapat meningkatkan produksi gas. Tetapi, apakah Anda tahu bahwa jenis sayuran lain seperti kale dan brokoli mengandung senyawa pemicu hal serupa yang disebut raffinose?

Kandungan raffinose yang berlebihan dalam tubuh dapat membuat bakteri dalam usus besar berfermentasi, menciptakan metana yang bau, hingga menyebabkan perut kembung. Imbangi asupan sayuran jenis ini dengan kombinasi makanan lainnya.

5. Ganti asupan kedelai dengan bahan makanan lainK

edelai mengandung senyawa yang secara kimia mirip dengan estrogen dan menyebabkan perut kembung serta meningkatnya berat badan. Oleh sebab itu, Anda harus mengurangi jumlah olahan yang tidak difermentasi seperti susu dan keju dari kedelai.

Anda sebenarnya masih bisa mengonsumsi kedelai dalam takaran yang pas. Khusus untuk penderita intoleransi laktosa, ganti asupan susu kedelai Anda dengan susu almond, santan, atau susu beras.

6. Menjaga asupan serat

Diet tinggi serat sebenarnya baik untuk tubuh. Namun yang jadi permasalahan, Anda harus mengetahui bahwa porsi serat yang terlalu besar justru dapat menghambat kelancaran sistem pencernaan.

Biasakan untuk mengimbangi asupan serat dengan minum air putih. Konsumsi makanan mengandung serat lebih awal di siang hari, ketika perut sedang bekerja secara aktif.

7. Stop merokok

Merokok bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang signifikan. Sebab, racun dalam asap rokok menyebabkan peradangan di lapisan perut dan usus, sehingga membuat Anda kembung dan tidak nyaman.

Selain itu, kebiasaan merokok dapat membunuh bakteri menguntungkan di saluran pencernaan, hingga menyebabkan pertumbuhan bakteri penyebab kembung secara berlebihan.

Anda sering mengalami perut kembung? Catat berbagai tips di atas dan terapkan dalam keseharian, untuk menyelamatkan Anda dari serangan perut kembung. Bila kondisi berlanjut, segera hubungi dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat.(ds/min)

Sumber : klikdokter.com

Komentar Anda

Berita Terkini