Tanggul di Nelayan Indah Jebol

/

/ Senin, 13 Agustus 2018 / 18.28 WIB

dailysatu.com - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  bersama Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau lokasi tanggul pecah di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (13/8). 

Ada dua titik tanggul yang pecah sehingga menyebabkan rumah warga yang dihuni sekitar 700 KK direndam air.

Oleh karenanya  Wali Kota menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan segera mengatasinya sehingga aktifitas warga kembali normal.

Informasi diperoleh dari warga,  jebolnya tanggul terjadinya banjir Rob, Sabtu (11/2). Dari kedua tanggul yang jebol tersebut, satu tanggul sebenarnya sudah berhasil diatasi Dinas PU.

Namunberhubung  ketinggian air masih lebih tinggi dari tanggul yang telah selesai diperbaiki menyebabkan air leluasa menggenangi rumah warga.

Sedangkan perbaikan satu tanggul lagi belum dapat dilakukan, sebab Dinas PU membutuhkan batang kelapa yang akan digunakan sebagai gambangan jalan alat backhoe long arm menuju lokasi benteng yang jebol.  Begitu batang kelapa dipeoleh, perbaikan tanggul pecah langsung dilakukan petang hari.

“Sekitar pukul 17.00 WIB petang nanti, air  pasang akan surut.  Namun pasang kembali terjadi tengah malam, sedangkan besok siang sekitar pukul 12.00 WIB, air kembali pasang. Jadi Dinas PU punya kesempatan untuk melakukan perbaikan tanggul pecah ketika air pasang surut,” ungkap salah seorang warga.

Dari bagian tanggul yang jebol itu, air laut pun mengalir deras ke pemukiman warga. Selain merendam jalan dan halaman, air juga menggenangi rumah warga. Tak pelak kondisi itu sangat mengganggu  aktifitas warga. Berdasarkan keterangan dari pihak BPBD, ada dua kelurahan yang terendam yakni Kelurahan Nelayan Indah dan Kelurahan Sei Mati.

Di Kelurahan Nelayan Indah, ada 7 lingkungan yang terendam air, sedangkan di Kelurahan Sei Mati sebanyak 18 lingkungan. Ketinggian air dari kedua kelurahan tersebut rata-rata berkisar 10-30 cm. Oleh karenanya Wali Kota langsung menginstruksikan Kadis PU segera mengatasi tanggul yang jebol tersebut.

“Manfaatkan waktu air surut untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Untuk itu menunggu air surut, persiapankan seluruh bahan maupun peralatan yang akan digunakan. Begitu air pasang surut, langsung lakukan perbaikan sampai air laut tidak masuk lagi. Sedangkan perbaikan tanggul permanen menyusul,” kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota minta kepada BPBD untuk siaga di lokasi dan cepat  melakukan evakuasi apabila air pasang kembali datang lebih tinggi. Di samping itu bekerjasama dengan pihak kecamatan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan jika dibutuhkan guna melayani warga dengan sebaik-baiknya.


Begitujuga dengan Dinas Sosial, Wali Kota pun minta untuk cepat membantu warga. Sebab, sudah empat hari rumah mereka digenangi air sehingga melumpuhkan aktifitas. “Saya tidak mau mendengar ada warga yang menjadi korban tanggul jebol ini yang tidak dilayani dengan baik!” tegasnya.

               

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali kota beserta sejumlah OPD terkait mendapat apresiasi penuh dari masyarakat. Dengan kedatangan orang nomor satu di Pemko Medan itu, warga pun berharap perbaikan tanggul jebol dilakukan secepatnya karena mereka sudah jenuh berkutat dengan banjir setiap kali air pasang terjadi.


"Sudah empat hari rumah kami digenangi air. Tidak hanya Pemko Medan, pemerintah pusat kami harapkan juga cepat turun tangan memperbaiki tanggul.  Kami berharap agar tanggul ini dibeton sehingga lebih kuat untuk menahan air  apabila pasang terjadi.  Kalau bisa perbaikannya dilakukan tahun ini,” harap Syaiful (60), salah seorang warga sekitar.(ds/LM)
Komentar Anda

Berita Terkini