Residivis Pemecah Kaca Mobil, Didor Polisi

/

/ Selasa, 14 Agustus 2018 / 14.14 WIB
Teks foto : Pelaku saat mendapat perawatan dirumah sakit akibat luka tembak.
dailysatu.com - Parlindungan Manalu alias Koven (32) yang menetap di Jalan Komplek Lama Lr. 7, Kel urahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, terpaksa harus dibantu berjalan. Lantaran polisi memberikan hadia timah panas kepada pelaku, akibat melawan saat akan ditangkap.

Penangkapan pelaku dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar Pohan, SH di Jalan Keramat Simpang Komplek TKBM, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

Kapolsek Labuhan Kompol Hendris Tampubolon SH melalui Kanit Reskrim Polsek Labuhan Iptu Bonar H.Pohan SH kepada wartawan, Selasa 14 Agustus 2018 menjelaskan. Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban, yang kehilangan harta benda dari dalam mobil.

"Pelaku diamankan oleh Team Sus Gagak Polsek Medan Labuhan, berdasarkan laporan Handoyo Vinargo (25)  pada 13 Agustus 2018, kemarin. Setelah menerima laporan korban, team melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Dari informasi diperoleh bahwa pelaku merupakan Kelompok Curat Sei Mati," ungkap Bonar.

Lebih lanjut Bonar menerangkan,  korban bersama istrinya baru pulang mengambil uang di Bank BCA KIM I Mabar, untuk keperluan usahanya dan melanjutkan makan siang dengan memarkirkan mobil Toyota Kijang Innova BK 1415 LU warna hitam miliknya dibelakang warung.

"Korban sudah diikuti para pelaku sejak dari bank, dengan menggunakan paku kecil pelaku menghancurkan kaca mobil korban dan berhasil membawah kabur tas berisi uang sebanyak Rp 22 juta dan beberapa barang berharga," cetusnya.

"Pelaku berdua sama rekannya berinial S yang masih DPO, pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat diminta menunjukan tempat tinggal rekannya," tambahnya.

Selain pelaku, sejumlah barang bukti juga sudah diamankan dari tangan pelaku.

"Ada beberapa barang bukti yang berhasil kita amanakan, seperti sepada motor Jupiter MX King yang digunakan pelaku saat beraksi, tas korban serta sisa uang hasil kejahatan, sebuah TV, Helm,paku kecil untuk memecah kaca mobil dan Hp," tandasnya.(ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini