Hingga kini 4 korban hanyut di Pemandian Bedeng belum ditemukan

/

/ Kamis, 09 Agustus 2018 / 16.46 WIB
Keterangan Gambar : Tim Sar Gabungan masih melakukan pencarian pertama terkait 4 korban hanyut/dicky saragi

dailysatu.com
-Tenggelamnya 4 orang hanyut yang berwisata di Pemandian Bedeng Desa Marjanji Aceh Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan pada Rabu 8 Agustus 2018 belum ditemukan dalam pencarian pertama.

"Dalam pencarian pertama kita belum ada melihat sosok jasad korban disungai Asahan, dan kita bersama tim sar gabungan tetap mengupayakan dalam mencari 4 korban hanyut"kata Kapolsek Bandar Pulau AKP Victor Simanjuntak, Kamis 9 Agustus 2018.

Tim Sar Gabungan tergabung dari  TNl,Polri,Basarnas,BPBD Asahan dan Masyarakat juga turun sekelompok mahasiswa yang mana mereka adalah teman korban di bangku perkuliahan.

Adapun 4 korban tenggelam adalah 3 orang mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN), sebelumnya Universitas Al Washliyah Medan (Univa), yakni Maya Daulay (21) warga Medan Tembung, Maulidia Batubara (21) warga Medan Tembung, Dwi Hadi Mahendra (21) warga Sumatera Barat dan Fery (14), pelajar, warga Kelurahan Siumbut Baru Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Asahan Khaidir Sinaga menjelaskan bahwa kita telah lakukan upaya pencarian dengan perahu karet dibantu dengan masyrakat akan tetapi kita belum melihat atau menemukan jasad korban.

"Kendala kita mencari korban salah satunya medan yang sangat sulit juga arus air yang sangat deras sehingga kami sulit menemukannya, tetapi kita akan upayakan agar kita dapat menemukan korban"jelas Khaidir Sinaga.

Salah satu orangtua korban Iskandar (65) yang datang dari Bukit Tingi Sumatera Barat orangtua dari Dwi Hadi Mahendra berharap akan ditemukan jasad ke empat korban tersebut.

"Kami berharap dapat ditemukan anak kami serta kawan kawannya yang saat ini te ggelam di sungai asahan."beber Iskandar orangtua Dwi hadi Mahendra dengan suara sedih.(ds/dicky saragi)
Komentar Anda

Berita Terkini