DPRD : Medan memang perlu waduk

/

/ Rabu, 08 Agustus 2018 / 10.23 WIB

dailysatu.com-Mengatisipasi banjir yang kerap melanda Kota Medan, Wakil Wali Kota Akhyar Nasution, Selasa (7/8) menyatakan Pemko sudah merencanakan membuat 5 waduk sebagai tempat resapan dan penyimpanan air.

Akhyar mengaku pihaknya tengah berupaya maksimal agar masalah banjir Kota Medan dapat teratasi. "Rencananya akan ada 5 waduk dibuat di Kota Medan ini," ujarnya.

Disebutkannya, gambar waduk atau detail engeenering design (DED) sudah dibuat  Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan. "Gambarnya tahun lalu sudah ada, tinggal melaksanakannya,” ujarnya lagi.

Rencananya waduk itu mau dibuat di daerah Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Johor dan dua lokasi lainnya, ujarnya seraya menyatakan tidak ingat lagi tepatnya tempat waduk tersebut.

Hanya saja diakuinya, pihaknya kesulitan membangun waduk di Kota Medan karena ketiadaan lahan yang memadai untuk lokasinya. Saat ini sedang dicari lahan yang bisa dibuatkan waduk, sejauh ini belum ketemu lahannya. Setelah nanti dijajaki, pihaknya akan lebih dahulu melakukan pembebasan lahan, baru kemudian dilakukan pengerjaan waduk.

Nanti pembangunan dan pembebasan lahan menggunakan APBD Kota Medan. Terkait, kalaupun nanti ada bantuan dari Kementrian PUPR, akan diatur lebih lanjut, ujarnya.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong dan Daniel Pinem yang ditemui secara terpisah mengatakan kalau memang rencana membat waduk itu direalisasikan, kemungkinan besar permasalahan banjir bisa diatasi. Untuk lebih cocoknya, Pemko Medan diharapkan bisa membuat sebanyak mungkin daerah serapan, khususnya pada titik yang rawan banjir.

Untuk lokasi yang lebih rendah dari waduk yang akan dibangun, diharapkan dicari solusi penanganannya. Salah satu solusinya adalah membuat pompa air di lokasi rendah untuk memindahkan air ke tempat yang lebih tinggi yaitu waduk tersebut, ujar mereka berdua.

Kondisi saat ini, drainase kota yang selama ini dibangun Pemko Medan tidak terkoneksi dengan pembuangan yang mengarah ke muara atau sungai. Selain pembuatan waduk, disarankan juga menormalisasi drainase dan menata ulang drainase supaya terkoneksi satu dengan lainnya secara keseluruhan. Artinya, pemetaan infrastruktur di kota ini belum berjalan, ujarnya lagi.

Untuk solusi jangka panjang, memang perlu waduk untuk membantu mengurani potensi genangan air. Waduk itu berguna untuk tempat serapan air kala hujan deras turun dan menjadi tempat penyimpanan air di kala Kota Medan kekurangan air bersih.

 “Pemko Medan nantinya bisa menjual air tersebut ke PDAM kalau mereka kekurangan sumber air bersih dan itu bisa menjadi sumber PAD bagi kota ini,” ujarnya seraya menambahkan, lokasi waduk itu juga bisa menjadi objek wisata bagi warga. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini