Layanan Lumpur Tinja Terjadwal untuk Sanitasi Aman

/

/ Selasa, 31 Juli 2018 / 10.16 WIB

dailysatu.com- Pada akhir tahun 2017, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi mengoperasikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dan meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) di Medan.

Peresmian tersebut didukung oleh Pemko Medan, PDAM Tirtanadi dan Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID) melalui Program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS).

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Ir.Heri Batang Hari Nasution mengatakan pentingnya layanan sanitasi terpadu untuk mendukung upaya penyehatan lingkungan di Medan.

"Kita tahu bahwa sanitasi penting bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.LLTT berperan penting dalam menjaga lingkungan karena salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah tangki septik yang tidak kedap sehingga lumpur tinja dan air limbah domestik dapat merembes ke tanah dan sumber air, " katanya saat membuka Diskusi Tematik Bersama Media Mewujudkan Sanitasi Aman, di IPAL Cemara, Medan, 31 Juli 2018.

Dia menyebutkan saat ini,  hanya 5 persen lumpur tinja dan hanya 1 persen air limbah yang dihasilkan masyarakat dikumpulkan dan diolah dengan benar menyebabkan kekhawatiran akan dampak kesehatan dan lingkungan.

Sementara itu, Plt Ketua Tim Pengbangan Pengelolaan Air Limbah PDAM Tirtanadi, Lokot Parlindungan Siregar memastikan masyarakat mendapatkan layanan sanitasi terbaik di Sumut.

"Kami menyediakan sistem layanan sanitasi  terpadu dan terintegrasi melalui sistem perpipaan untuk mendukung penuh upaya pemerintah mensukseskan target akses universal 2019, yaitu target 100 persen akses air minum, 0 ℅ Kawasan Kumuh dan 100℅ Akses Sanitasi Layak pada 2018, " kata Lokot.

Pelayanan sanitasi perkotaan yang berkualitas, kata Lokot akan mendukung pertumbuhan ekonomi perkotaan, mengurangi resiko kesehatan dan melindungi lingkungan.

"Diperlukan upaya-upaya komprehesif dan tepat guna memperbaiki sanitasi, demi mencapai kualitas hidup yang lebih bagi masyarakat termasuk penduduk miskin, " tandasnya.

Sebagai mitra pemerintah, Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID) melalui Program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) juga menyediakan pendampingan teknis dan mendukung kesadaran masyarakat agar bisa memanfaatkan IPLT dan mengakses layanan LLTT.

Regional Manager Sumatera Utara,Mohammad Yagi menjelaskan pentingnya IPLT dan program LLTT.

"Kami bermitra dan mendukung pemerintah mengembangkan sistem pengolahan air limbah yang komprehensif dan tanki septik rumah tangga yang layak, hingga layanan penyedotan dan pengelolaan tinja di tingkat kota, " jelasnya.

Upaya peningkatan kondisi air minum dan sanitasi di Indonesia perlu mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk media sebagai yang berperan sebagai ujung tombak pengetahuan dan jalannya informasi.

"Pasalnya, mewujudkan kondisi air dan sanitasi layak bukanlah hal yang mudah dan semua harus dimulai dari kesadaran masyarakat.Dan dari program LLTT, sanitasi yang aman terbukti efektif dalam memperbaiki kondisi air dan melestarikan lingkungan, " pungkasnya. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini